RIKA WAHYU AMALIA; " />

Detail Cantuman

Image of PERANAN SEKUEN DIFFUSION WEIGHTED IMAGING (DWI) DAN SUSCEPTIBILITY WEIGHTED IMAGING (SWI) PADA PEMERIKSAAN MRI BRAIN DENGAN KLINIS PARKINSON

Skripsi D IV

PERANAN SEKUEN DIFFUSION WEIGHTED IMAGING (DWI) DAN SUSCEPTIBILITY WEIGHTED IMAGING (SWI) PADA PEMERIKSAAN MRI BRAIN DENGAN KLINIS PARKINSON

XML

Penyakit parkinson adalah gangguan neurologis degeneratif yang ditandai dengan hilangnya progresif neuron dopaminergik di substansia nigra (SN), penyebabnya dapat dikarenakan perubahan orientasi difusivitas air dan dapat juga karena adanya kelebihan zat besi pada substantia nigra. MRI yang dianggap sebagai biomarker penyakit parkinson memiliki banyak sekuen, diantaranya sekuen DWI dan SWI yang memiliki kelebihan dalam mencitrakan perubahan difusifitas dan penumpukan zat besi pada suatu jaringan. Tujuan penelitian ini yaitu bagaimana peranan sekuen serta kelebihan dan kekurangan sekuen DWI dan SWI pada pemeriksaan MRI Brain dengan klinis parkinson.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan literatur review untuk menginterpretasikan dan mensintesa bagaimana peran sekuen serta kelebihan dan kekurangan sekuen DWI dan SWI pada pemeriksaan MRI Brain dengan klinis parkinson. Tinjauan dilakukan terhadap tujuh artikel yang diperoleh dari situs pencarian PubMed, NCBI dan Google Scholar dengan kata kunci MRI brain parkinson, DWI SWI parkinson dan jangka waktu terbit artikel dari tahun 2012 – 2021. Analisis data dilakukan dengan mengekstraksi artikel kemudian dirangkum dan diuraikan dalam bentuk deskriptif.
Dihasilkan tujuh artikel yang menunjukkan bahwa sekuen DWI dapat menunjukkan abnormalitas difusi, penurunan FA dan peningkatan nilai ADC pada bagian substansia nigra yang menjadi inti dari penyakit parkinson. Sekuen SWI dapat meningkatkan peningkatan zat besi yang menandakan adanya kerusakan neuron pada substansia nigra yang dapat memunculkan penyakit parkinson. Sekuen DWI dan SWI dapat digunakan sebagai diagnosis banding antara penyakit parkinson dan parkinson atipikal khususnya MSA dan PSP. Kelebihan sekuen DWI yaitu dapat memperlihatkan penyakit parkinson bahkan pada tahap awal penyakit dan hal tersebut menjadi kekurangan sekuen SWI. Kelebihan sekuen SWI yaitu dapat membedakan antara MSA dan PSP dan hal tersebut merupakan kekurangan sekuen DWI.


Informasi Detail

Pernyataan Tanggungjawab
RIKA WAHYU AMALIA
Pengarang
RIKA WAHYU AMALIA - Pengarang Utama
Dwi Rochmayanti - Dosen Pembimbing 1
Nanang Sulaksono - Dosen Pembimbing 2
Rasyid - Dosen Penguji 1
Andrey Nino Kurniawan - Dosen Penguji 2
NIM
P1337430218071
Bahasa
Indonesia
Deskripsi Fisik
LXXXVI + 86p.: ill.; 21 x 29cm.
Dilihat sebanyak
552
Penerbit DIV T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang : Semarang.,
Edisi
Subjek
Klasifikasi
NONE

Lampiran Berkas

Citation
RIKA WAHYU AMALIA. (2022).PERANAN SEKUEN DIFFUSION WEIGHTED IMAGING (DWI) DAN SUSCEPTIBILITY WEIGHTED IMAGING (SWI) PADA PEMERIKSAAN MRI BRAIN DENGAN KLINIS PARKINSON().Semarang:DIV T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang

RIKA WAHYU AMALIA.PERANAN SEKUEN DIFFUSION WEIGHTED IMAGING (DWI) DAN SUSCEPTIBILITY WEIGHTED IMAGING (SWI) PADA PEMERIKSAAN MRI BRAIN DENGAN KLINIS PARKINSON().Semarang:DIV T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Skripsi D IV

RIKA WAHYU AMALIA.PERANAN SEKUEN DIFFUSION WEIGHTED IMAGING (DWI) DAN SUSCEPTIBILITY WEIGHTED IMAGING (SWI) PADA PEMERIKSAAN MRI BRAIN DENGAN KLINIS PARKINSON().Semarang:DIV T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Skripsi D IV

RIKA WAHYU AMALIA.PERANAN SEKUEN DIFFUSION WEIGHTED IMAGING (DWI) DAN SUSCEPTIBILITY WEIGHTED IMAGING (SWI) PADA PEMERIKSAAN MRI BRAIN DENGAN KLINIS PARKINSON().Semarang:DIV T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Skripsi D IV



Dirujuk oleh 0 dokumen