Detail Cantuman

Image of PROSEDUR PEMERIKSAAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) BRAIN PADA KLINIS DEMENSIA DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA

Skripsi D IV

PROSEDUR PEMERIKSAAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) BRAIN PADA KLINIS DEMENSIA DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA

XML

Prosedur pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) brain pada klinis demensia di Instalasi Radiologi RSUP dr. Sardjito Yogyakarta menggunakan pemilihan beberapa sekuen yaitu T2W, 3D FLAIR, 3D FFE ADNI, diffusion weighted imaging (DWI) dan susceptibility weighted imaging (SWI). Sekuen ini digunakan untuk menegakkan diagnose demensia. Pemilihan sekuen di RSUP dr. Sardjito sudah sesuai dengan buku dan jurnal tetapi ada penambahan sekuan SWI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemeriksaan MRI brain pada klinis demensia serta untuk mengetahui alasan penambahan sekuen SWI tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah citra MRI dari tiga pasien MRI brain dengan klinis demesia di RSUP dr. Sardjito Yogyakarta.. Responden dalam penelitian ini antara lain 3 orang radiografer, 2 orang dokter spesialis radiologi, dan 1 orang dokter pengirim. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dengan tahapan transkrip data, reduksi data, penyajian data dan dilakukan pembahasan dan penarikan kesimpulan.
Hasil studi kasus pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) brain pada klinis demensia di Instalasi Radiologi RSUP dr. Sardjito Yogyakarta yaitu menggunakan sekuen T2W, 3D FLAIR, DWI, 3D FFE ADNI dan SWI. Didapatkan kesimpulan bahwa demensia di bagi menjadi dua yaitu demensia Alzheimer dan demensia vaskuler. Pengukuran volume brain dilakukan dengan cara memasukkan raw data citra sekuen T1 FFE ADNI kedalam software freesurfer yang berguna untuk menilai demensia Alzheimer, sedangkan untuk demensia vaskuler penegakkan diagnosa dilakukan dengan mencari perdarahan dan microbleeding menggunakan sekuen SWI. Alasan lain penggunaan sekuen SWI adalah untuk membedakan antara kalsifikasi dengan microbleeding penyebab demensia vaskuler.


Informasi Detail

Pernyataan Tanggungjawab
DEDI HARDIANTO
Pengarang
DEDI HARDIANTO - Pengarang Utama
Andrey Nino Kurniawan - Second Examiner
NIM
P1337430221046
Bahasa
Indonesia
Deskripsi Fisik
190
Dilihat sebanyak
1292
Penerbit DIV T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang : Semarang.,
Edisi
Subjek
Klasifikasi
NONE

Lampiran Berkas

Citation
DEDI HARDIANTO. (2022).PROSEDUR PEMERIKSAAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) BRAIN PADA KLINIS DEMENSIA DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA().Semarang:DIV T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang

DEDI HARDIANTO.PROSEDUR PEMERIKSAAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) BRAIN PADA KLINIS DEMENSIA DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA().Semarang:DIV T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Skripsi D IV

DEDI HARDIANTO.PROSEDUR PEMERIKSAAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) BRAIN PADA KLINIS DEMENSIA DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA().Semarang:DIV T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Skripsi D IV

DEDI HARDIANTO.PROSEDUR PEMERIKSAAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) BRAIN PADA KLINIS DEMENSIA DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA().Semarang:DIV T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Skripsi D IV



Dirujuk oleh 0 dokumen