ANNISA ARRUUM NUGRAHAN; " />

Detail Cantuman

Image of PROSEDUR PEMERIKSAAN HISTEROSALPINGOGRAFI PADA KASUS INFERTILITAS DI INSTALASI RADIOLOGI SMC RS TELOGOREJO

Tugas Akhir DIII

PROSEDUR PEMERIKSAAN HISTEROSALPINGOGRAFI PADA KASUS INFERTILITAS DI INSTALASI RADIOLOGI SMC RS TELOGOREJO

XML

Pemeriksaan Histerosalpingografi pada kasus infertilitas di Instalasi Radiologi SMC RS Telogorejo tidak dilakukan AP pre kontras. Eksposi pasien tidak dilakukan secara bersamaan dengan injeksi media kontras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan Histerosalpingografi pada kasus infertilitas di Instalasi Radiologi SMC RS Telogorejo, alasan tidak dilakukan proyeksi AP pre kontras, penyebab adanya jeda waktu eksposi, dan informasi diagnostik yang dihasilkan.

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tanggal 07 Februari 2022- 22 Juni 2022. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian diketahui pemeriksaan Histerosalpingografi dilakukan 10 hari setelah hari pertama haid terakhir, pasien mencukur bulu kemaluan, tidak melakukan coitus suami-istri, inform consent, dan miksi sebelum pemeriksaan. Alat dan bahan yang digunakan diantaranya betadine, NaCl, 10cc media kontras water soluble, mangkok, spekulum, spuit 10cc dan 5cc, kapas, sonde uteri, duct, handscoon, kateter no10, salpingograf, long forcep, pesawat digital fluoroskopi, lampu ginekologi, apron, serta dryview. Injeksi 10cc media kontras dilakukan dengan 5cc untuk mengisi uterine cavity, 2,5cc untuk mengisi tuba fallopi dextra, dan 2,5cc untuk mengisi tuba fallopi sinistra. Eksposi pasien dilakukan dengan proyeksi AP, RPO, LPO, dan AP post miksi. Proyeksi AP pre kontras ditiadakan sebagai upaya mengurangi dosis radiasi pasien. Terdapatnya jeda waktu selama 6,3 detik antara injeksi media kontras dengan eksposi pasien merupakan upaya proteksi radiasi petugas dan memberikan waktu media kontras menuju tuba fallopi. Informasi diagnostik yang dihasilkan diantaranya uterus normal dan terdapat hidrosalping pada kedua tuba fallopi.


Informasi Detail

Pernyataan Tanggungjawab
ANNISA ARRUUM NUGRAHANI
Pengarang
ANNISA ARRUUM NUGRAHAN - Pengarang Utama
Agustina Dwi Prastanti - Dosen Pembimbing 1
Yeti Kartikasari - Dosen Penguji 1
Rasyid - Dosen Penguji 2
NIM
P1337430119054
Bahasa
Indonesia
Deskripsi Fisik
XCVI + 96p.: ill.; 21 x 28cm.
Dilihat sebanyak
166
Penerbit DIII T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang : Semarang.,
Edisi
Subjek
Klasifikasi
NONE

Lampiran Berkas

Citation
ANNISA ARRUUM NUGRAHAN. (2022).PROSEDUR PEMERIKSAAN HISTEROSALPINGOGRAFI PADA KASUS INFERTILITAS DI INSTALASI RADIOLOGI SMC RS TELOGOREJO().Semarang:DIII T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang

ANNISA ARRUUM NUGRAHAN.PROSEDUR PEMERIKSAAN HISTEROSALPINGOGRAFI PADA KASUS INFERTILITAS DI INSTALASI RADIOLOGI SMC RS TELOGOREJO().Semarang:DIII T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Tugas Akhir DIII

ANNISA ARRUUM NUGRAHAN.PROSEDUR PEMERIKSAAN HISTEROSALPINGOGRAFI PADA KASUS INFERTILITAS DI INSTALASI RADIOLOGI SMC RS TELOGOREJO().Semarang:DIII T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Tugas Akhir DIII

ANNISA ARRUUM NUGRAHAN.PROSEDUR PEMERIKSAAN HISTEROSALPINGOGRAFI PADA KASUS INFERTILITAS DI INSTALASI RADIOLOGI SMC RS TELOGOREJO().Semarang:DIII T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Tugas Akhir DIII



Dirujuk oleh 0 dokumen