RAFIFAH USWATUN HASANAH; " />

Detail Cantuman

Image of PEMERIKSAAN OESOPHAGUS MAAG DUODENUM (OMD) PADA PASIEN PEDIATRIK DENGAN KASUS HYPERTROPHIC PYLORIC STENOSIS (HPS) DI INSTALASI RADIOLOGI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING

Tugas Akhir DIII

PEMERIKSAAN OESOPHAGUS MAAG DUODENUM (OMD) PADA PASIEN PEDIATRIK DENGAN KASUS HYPERTROPHIC PYLORIC STENOSIS (HPS) DI INSTALASI RADIOLOGI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING

XML

HPS merupakan kelainan pediatrik berupa penebalan otot pilorus yang menyebabkan penyempitan rongga pilorus. Salah satu pemeriksaan penunjang HPS adalah OMD. OMD merupakan pemeriksaan radiografi media kontras positif dengan proyeksi AP supine, left dan right lateral, LPO, RAO serta PA prone, namun pada kasus ini hanya dilakukan proyeksi AP supine dan RPO dengan tilting meja fluoroscopy 30°. Tujuan penelitian untuk mengetahui prosedur pemeriksaan OMD, alasan hanya dilakukan proyeksi AP supine dan RPO dengan tilting meja fluoroscopy 30° serta informasi diagnostik yang dihasilkan.
Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Juni 2022 di Instalasi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Gamping menggunakan metode observasi, wawancara serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian diketahui bahwa tidak ada persiapan pasien, pasien datang ke Instalasi Radiologi dalam keadaan terpasang OGT. Pemeriksaan dilakukan dengan fluoroscopy diawali pengambilan foto polos AP supine kemudian pemasukkan media kontras melalui OGT sebanyak 5 tahap masing-masing 20 ml. Media kontras yang digunakan adalah campuran 20 ml iodium water soluble dengan 200 ml air. Tahap pertama pengambilan foto AP supine post kontras 20 ml, tahap kedua pengambilan foto AP supine post kontras 40 ml, tahap ketiga pengambilan foto RPO post kontras 60 ml, tahap keempat pengambilan foto AP supine post kontras 80 ml dan tahap kelima pengambilan foto AP supine post kontras 100 ml. Proyeksi AP supine dan RPO dapat menampakkan pilorus dalam kondisi normal. Tilting meja fluoroscopy 30° tidak mempengaruhi hasil diagnostik, hanya untuk memudahkan pemasukkan media kontras dan menghindari tersedaknya pasien. Pasien dinyatakan tidak menderita HPS.


Informasi Detail

Pernyataan Tanggungjawab
RAFIFAH USWATUN HASANAH
Pengarang
RAFIFAH USWATUN HASANAH - Pengarang Utama
Fatimah - Dosen Pembimbing 1
Rasyid - Dosen Penguji 1
Nanang Sulaksono - Dosen Penguji 2
NIM
P1337430119010
Bahasa
Indonesia
Deskripsi Fisik
xiv + 132p.: ill.; 21 x 33cm.
Dilihat sebanyak
474
Penerbit DIII T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang : Semarang.,
Edisi
Subjek
Klasifikasi
NONE

Lampiran Berkas

Citation
RAFIFAH USWATUN HASANAH. (2022).PEMERIKSAAN OESOPHAGUS MAAG DUODENUM (OMD) PADA PASIEN PEDIATRIK DENGAN KASUS HYPERTROPHIC PYLORIC STENOSIS (HPS) DI INSTALASI RADIOLOGI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING().Semarang:DIII T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang

RAFIFAH USWATUN HASANAH.PEMERIKSAAN OESOPHAGUS MAAG DUODENUM (OMD) PADA PASIEN PEDIATRIK DENGAN KASUS HYPERTROPHIC PYLORIC STENOSIS (HPS) DI INSTALASI RADIOLOGI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING().Semarang:DIII T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Tugas Akhir DIII

RAFIFAH USWATUN HASANAH.PEMERIKSAAN OESOPHAGUS MAAG DUODENUM (OMD) PADA PASIEN PEDIATRIK DENGAN KASUS HYPERTROPHIC PYLORIC STENOSIS (HPS) DI INSTALASI RADIOLOGI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING().Semarang:DIII T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Tugas Akhir DIII

RAFIFAH USWATUN HASANAH.PEMERIKSAAN OESOPHAGUS MAAG DUODENUM (OMD) PADA PASIEN PEDIATRIK DENGAN KASUS HYPERTROPHIC PYLORIC STENOSIS (HPS) DI INSTALASI RADIOLOGI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING().Semarang:DIII T. Radiodiagnostik dan Radioterapi Semarang,2022.Tugas Akhir DIII



Dirujuk oleh 0 dokumen