Detail Cantuman

Image of Efektifitas Stimulasi Sensori Auditori Terhadap Tingkat Glaslow Coma Scale Pada Pasien Trauma Kepala

Skripsi Profesi

Efektifitas Stimulasi Sensori Auditori Terhadap Tingkat Glaslow Coma Scale Pada Pasien Trauma Kepala

XML

ABSTRAK
EFEKTIFITAS STIMULASI SENSORI AUDITORI TERHADAP TINGKAT GLASLOW
COMA SCALE PADA PASIEN TRAUMA KEPALA
Basuki1
Sudiarto2
Septiasari3
1Mahasiswa Program Studi Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Semarang
2Dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang
3Kepala Ruang ICU RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang
Email: bossuky83@gmail.com
Latar belakang: Cedera kepala merupakan penyebab utama disabilitas dan mortalitas, dengan
prevalensi kejadian 80% meninggal dunia sebelum sampai rumah sakit, 80% cedera kepala ringan,
10% cedera kepala sedang dan 10% cedera kepala berat dengan rentang kejadian berusia 15-44
tahun. Pengukuran keparahan trauma pada kasus cedera kepala adalah langkah yang sangat penting
untuk mendukung pengambilan keputusan klinis yang tepat, merencanakan strategi pengobatan
yang efektif dan efisien, hemat waktu dan biaya serta dapat mencegah kecacatan dan mortality
pasien cedera kepala, penilaian tingkat keparahan pasien cedera kepala dapat di ukur dengan
menilai GCS pasien.
Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas stimulasi sensori auditori terhadap tingkat glaslow coma
scale pada pasien trauma kepala di rumah sakit.
Metode: Metode penelitian ini adalah sebuah literature review dari beberapa penelitian. Dimana
pencarian menggunakan Google Scolar dan Pubmed. Penelitian yang dimasukkan pada studi ini
adalah penelitian yang menjelaskan tentang pengaruh stimulasi auditori pada pasien cedera kepala.
Hasil: Hasil studi literatur ini diperoleh 6 artikel penelitian menyimpulkan bahwa stimulasi
auditori pada pasien cedera kepala berpengaruh terhadap peningkatan nilai GCS pasien cedera
kepala, Oleh karena itu, stimulasi auditori berupa terapi dzikir atau musik dapat direkomendasikan
sebagai terapi tambahan secara non farmakologis terhadap pasien cedera kepala untuk
meningjatkan nilai GCS pasien. Stimulasi ini dapat diberikan berupa suara dzikir alqur’an, suara
musik, suara yang dikenal, yang dapat diberikan oleh keluarga atau tenaga kesehatan baik secara
langsung ataupun tidak langsung dengan durasi 5 – 15 menit dan diberikan sebanyak 2 – 3 kali per
hari.
Simpulan: Stimulasi auditori berupa terapi dzikir atau music berpengaruh besar terhadap
peningkatan GCS pasien cedera kepala.
Kata kunci: Cedera Kepala, Stimulasi Auditori


Informasi Detail

Pernyataan Tanggungjawab
BASUKI
Pengarang
BASUKI - Pengarang Utama
Sudiarto - First Advisor
Septiasari Suprobowati - Second Advisor
NIM
P1337420920183
Bahasa
Indonesia
Deskripsi Fisik
55
Dilihat sebanyak
871
Penerbit Prodi Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Semarang : Kebumen.,
Edisi
Subjek
Klasifikasi

Lampiran Berkas

Citation
BASUKI. (2021).Efektifitas Stimulasi Sensori Auditori Terhadap Tingkat Glaslow Coma Scale Pada Pasien Trauma Kepala().Kebumen:Prodi Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Semarang

BASUKI.Efektifitas Stimulasi Sensori Auditori Terhadap Tingkat Glaslow Coma Scale Pada Pasien Trauma Kepala().Kebumen:Prodi Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Semarang,2021.Skripsi Profesi

BASUKI.Efektifitas Stimulasi Sensori Auditori Terhadap Tingkat Glaslow Coma Scale Pada Pasien Trauma Kepala().Kebumen:Prodi Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Semarang,2021.Skripsi Profesi

BASUKI.Efektifitas Stimulasi Sensori Auditori Terhadap Tingkat Glaslow Coma Scale Pada Pasien Trauma Kepala().Kebumen:Prodi Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Semarang,2021.Skripsi Profesi



Dirujuk oleh 0 dokumen