Detail Cantuman

Image of Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Turi Kabupaten Lamongan

Skripsi D IV

Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Turi Kabupaten Lamongan

XML

Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernafasan bawah penyebab kematian pada anak balita yang menyerang jaringan paru-paru (alveoli) disebabkan oleh bakteri, virus maupun jamur. Penemuan kasus pneumonia pada balita di Kabupaten Lamongan belum mencapai target 100%, Puskemas Turi menjadi peringkat pertama di Kabupaten Lamongan dan menunjukkan kejadian pneumonia pada balita disana masih cukup tinggi.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor resiko yang mempengaruhi kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Turi Kabupaten Lamongan.
Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Turi Kabupaten Lamongan menggunakan retrospectif study dengan desain case control. Populasi menggunakan data rekam medis balita yang mengalami pneumonia dan tidak pneumonia. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah 44 sampel setiap kelompok.
Hasil penelitian ini diperoleh faktor resiko status gizi mempengaruhi kejadian pneumonia pada balita, diperoleh nilai p-value = 0.001 OR=6.500 (2.155-19.606). Faktor resiko riwayat BBLR tidak berpengaruh dengan kejadian pneumonia pada balita, diperoleh nilai p-value = 0.300 OR=1.982 (0.697-5.638). Faktor resiko sosial ekonomi (penghasilan orang tua) tidak berpengaruh dengan kejadian pneumonia pada balita, diperoleh nilai p-value = 0.355 OR=1.714 (0.684-4.293). Faktor yang paling berisiko untuk terjadinya pneumonia pada anak balita adalah status gizi kurang dengan (p-value = 0.001 dan OR=6.5), status gizi kurang berpeluang 6.5 kali lebih besar untuk terjadi pneumonia.
Dari hasil penelitian ini diharapkan orang tua balita memperhatikan kesehatan balitanya dengan menerapkan pola makan dan pola asuh yang baik, kepada intitusi kesehatan perlu memberikan penyuluhan pentingnya asupan gizi anak, pemantauan tumbuh kembang anak. Kepada tenaga kesehatan perlu memberikan asuhan terhadap balita dengan gizi kurang serta intervensi gizi sebagai salah satu upaya penanganan gizi pada balita dalam pencegahan pneumonia.


Informasi Detail

Pernyataan Tanggungjawab
Sri Wahyuni M, S.Kp, Ns, S.Tr. Keb, M.Kes dan Endri Astuti, S.SiT, M.Kes
Pengarang
ANNISA RUKMANA NURHARYANTI - Pengarang Utama
NIM
P1337424419152
Bahasa
Indonesia
Deskripsi Fisik
xiv+127 hlm.; Bibl.; ilus.; 21 cm x 29,7 cm
Dilihat sebanyak
2354
Penerbit Prodi DIV Kebidanan Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG : Semarang.,
Edisi
Subjek
Klasifikasi

Lampiran Berkas

Citation
ANNISA RUKMANA NURHARYANTI. (2020).Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Turi Kabupaten Lamongan().Semarang:Prodi DIV Kebidanan Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

ANNISA RUKMANA NURHARYANTI.Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Turi Kabupaten Lamongan().Semarang:Prodi DIV Kebidanan Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG,2020.Skripsi D IV

ANNISA RUKMANA NURHARYANTI.Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Turi Kabupaten Lamongan().Semarang:Prodi DIV Kebidanan Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG,2020.Skripsi D IV

ANNISA RUKMANA NURHARYANTI.Faktor Resiko Yang Mempengaruhi Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Turi Kabupaten Lamongan().Semarang:Prodi DIV Kebidanan Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG,2020.Skripsi D IV



Dirujuk oleh 0 dokumen