MENIK DAMAYANTI; " />

Detail Cantuman

Image of HIGIENE SANITASI MAKANAN DAN MINUMAN JAJANAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KECAMATAN KUTASARI KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2018

Tugas Akhir DIII

HIGIENE SANITASI MAKANAN DAN MINUMAN JAJANAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KECAMATAN KUTASARI KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2018

XML

Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Mei 2018

Abstrak
Menik Damayanti (menikdamayanti27@gmail.com)
HIGIENE SANITASI MAKANAN DAN MINUMAN JAJANAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KECAMATAN KUTASARI TAHUN 2018
XIII + 90 halaman: gambar, tabel, lampiran

Pangan jajanan anak sekolah (PJAS) umumnya dikenal sebagai pangan siap saji yang ditemui di lingkungan sekolah. Pangan jajanan anak sekolah yang tidak memenuhi syarat dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya adalah kondisi makanan yang tidak higienis, alat yang digunakan untuk mengolah makanan tidak bersih, orang yang menjual atau membuatnya tidak sehat, makanan yang terkontaminasi bakteri, hingga penggunaan bahan-bahan berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin B, dan methanil yellow. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik pedagang, mendeskripsikan pelaksanaan enam prinsip higiene sanitasi makanan jajanan, mendeskripsikan fasilitas sanitasi, mendeskripsikan kualitas jajanan secara mikrobiologis dan kimia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh gambaran tentang higiene sanitasi makanan dan minuman jajanan Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Kutasari menggunakan checklist dan kuesioner.
Hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden menunjukkan terdapat 60% responden berusia 30-49 tahun, 80% responden berjenis kelamin laki-laki, 65% responden telah bekerja sebagai penjual makanan jajanan selama 1-10 tahun, terdapat responden dengan tingkat pendidikan tertinggi yaitu tamat SMA sederajat sebanyak 20%. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukan seluruh penjual jajanan higiene perorangannya sudah cukup baik, 65% responden memiliki sanitasi yang kurang baik dari segi peralatannya, 85% responden penerapan enam prinsip higiene sanitasi makanannya sudah baik, dan 45% responden fasilitas sanitasinya kurang baik. Kesimpulan higiene sanitasi makanan jajanan sekolah dasar di wilayah Kecamatan Kutasari sudah cukup baik, namun masih ada yang belum memenuhi syarat antara lain penjual tidak mencuci tangan setiap kali hendak menjamah makanan, penjual menjajakan makanannya dalam keadaan terbuka. Disarankan untuk penjual membiasakan mencuci tangan sebelum menjamah makanan, serta menutup makanan yang dijajakan.

Daftar bacaan : 31 (1997-20178)
Kata kunci : Higiene sanitasi, Makanan jajanan
Klasifikasi : -


Informasi Detail

Pernyataan Tanggungjawab
Dra. Hikmandari, M.Ed,
Pengarang
MENIK DAMAYANTI - Pengarang Utama
NIM
P1337433115082
Bahasa
Indonesia
Deskripsi Fisik
XIII + 90 halaman: gambar, tabel, lampiran
Dilihat sebanyak
403
Penerbit Jurusan Kesehatan Lingkungan : Purwokerto.,
Edisi
Subjek
Klasifikasi
081

Lampiran Berkas

Citation
MENIK DAMAYANTI. (2018).HIGIENE SANITASI MAKANAN DAN MINUMAN JAJANAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KECAMATAN KUTASARI KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2018().Purwokerto:Jurusan Kesehatan Lingkungan

MENIK DAMAYANTI.HIGIENE SANITASI MAKANAN DAN MINUMAN JAJANAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KECAMATAN KUTASARI KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2018().Purwokerto:Jurusan Kesehatan Lingkungan,2018.Tugas Akhir DIII

MENIK DAMAYANTI.HIGIENE SANITASI MAKANAN DAN MINUMAN JAJANAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KECAMATAN KUTASARI KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2018().Purwokerto:Jurusan Kesehatan Lingkungan,2018.Tugas Akhir DIII

MENIK DAMAYANTI.HIGIENE SANITASI MAKANAN DAN MINUMAN JAJANAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KECAMATAN KUTASARI KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2018().Purwokerto:Jurusan Kesehatan Lingkungan,2018.Tugas Akhir DIII



Dirujuk oleh 0 dokumen