Septya Dwi Kurniawati; " /> HUBUNGAN PENYAKIT INFEKSI DAN PENDAPATAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 24-59 BULAN DI POSYANDU MEKAR SARI KELURAHAN BANDARHARJO SEMARANG UTARA Septya Dwi Kurniawati; " />

Detail Cantuman

Tugas Akhir DIII

HUBUNGAN PENYAKIT INFEKSI DAN PENDAPATAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 24-59 BULAN DI POSYANDU MEKAR SARI KELURAHAN BANDARHARJO SEMARANG UTARA

XML

ABSTRAK

Septya Dwi Kurniawati, Titi Suherni
Hubungan Penyakit Infeksi dan Pendapatan dengan Status Gizi Balita Usia 24-59 Bulan di Posyandu Mekar Sari Kelurahan Bandarharjo Semarang Utara Tahun 2014
100 halaman + 13 tabel + 9 lampiran

Masalah gizi kurang balita tertinggi di Posyandu Mekar Sari Kelurahan Bandarharjo dengan jumlah balita usia 24-59 bulan adalah 84 balita, sebesar 31 (37%) balita usia 24-59 bulan dengan kategori kurus dan 53 (63%) balita dengan katogeri normal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah ada hubungan antara penyakit infeksi dan pendapatan dengan status gizi balita usia 24-59 bulan?”.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara penyakit infeksi dan pendapatan dengan status gizi balita usia 24-59 bulan di Posyandu Mekar Sari Kelurahan Bandarharjo Semarang Utara Tahun 2014.
Penelitian ini dilakukan di Posyandu Mekar Sari Kelurahan Bandarharjo Semarang Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan Total sampling sebanyak 84 responden. Instrumen penelitian menggunakan timbangan, microtoise, KMS dan kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data bivariat dengan uji chi square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penyakit infeksi dengan status gizi balita usia 24-59 bulan didapatkan nilai p value = 0,003 < 0,05, berarti ada hubungan antara penyakit infeksi dengan status gizi balita usia 24-59 bulan. Pada pendapatan dengan status gizi balita usia 24-59 bulan didapatkan nilai p value = 0,006 < 0,05, berarti ada hubungan antara pendapatan keluarga dengan status gizi balita usia 24-59 bulan.
Hasil penelitian ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat menyampaikan pentingnya meningkatkan status gizi yang baik melalui penyuluhan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu akan pentingnya pola konsumsi yang baik dalam pemenuhan kebutuhan gizi balita serta peningkatan kesehatan balita dengan melakukan pencegahan penyakit infeksi.


Detail Information

Pembimbing/Promotor
Titi Suherni, SKM, MKes
Pengarang
Septya Dwi Kurniawati - Personal Name
NIM
P 17424111038
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
Dilihat sebanyak
52
Penerbit Prodi DIII Kebidanan Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG : Semarang.,
Edisi
Subyek
Klasifikasi
081

Lampiran Berkas

LOADING LIST...
PRA BAB
Bab I
Bab II
Bab III
Bab IV
Bab V
Daftar Pustaka
Citation
Septya Dwi Kurniawati. (2014).HUBUNGAN PENYAKIT INFEKSI DAN PENDAPATAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 24-59 BULAN DI POSYANDU MEKAR SARI KELURAHAN BANDARHARJO SEMARANG UTARA().Semarang:Prodi DIII Kebidanan Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Septya Dwi Kurniawati.HUBUNGAN PENYAKIT INFEKSI DAN PENDAPATAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 24-59 BULAN DI POSYANDU MEKAR SARI KELURAHAN BANDARHARJO SEMARANG UTARA().Semarang:Prodi DIII Kebidanan Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG,2014.Tugas Akhir DIII

Septya Dwi Kurniawati.HUBUNGAN PENYAKIT INFEKSI DAN PENDAPATAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 24-59 BULAN DI POSYANDU MEKAR SARI KELURAHAN BANDARHARJO SEMARANG UTARA().Semarang:Prodi DIII Kebidanan Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG,2014.Tugas Akhir DIII

Septya Dwi Kurniawati.HUBUNGAN PENYAKIT INFEKSI DAN PENDAPATAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 24-59 BULAN DI POSYANDU MEKAR SARI KELURAHAN BANDARHARJO SEMARANG UTARA().Semarang:Prodi DIII Kebidanan Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG,2014.Tugas Akhir DIII



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail